MEMBENAHI AKHLAK

Tidak mudah membimbing diri untuk menjadi pemilik akhlak mulia. Namun bukan berarti tidak ada cara untuk merubah diri menjadi baik dengan akhlak mulia. Berikut ini beberapa kiat yang ditawarkan ulama untuk menggapai akhlak mulia. Mari kita perhatikan dan amalkan. Semoga dimudahkan.

AoUaqbwLyIXVCfT_ebhr8vdLPqivkO_EgNejbQhJNvTH

Continue reading

Mereka yang Harum Namanya

Telah kita ketahui bersama bahwa di tengah-tengah kita ada tangan-tangan lembut yang sangat perhatian dengan sesama. Mereka melakukan berbagai macam kebaikan karena mengharap ridha Allah subhanahu wa ta’ala dan pahala dari-Nya. Bisa jadi, perbuatan terpuji yang mereka lakukan itu menjadi rahasia antara diri mereka dengan Allah semata.

saudisuriah3

Continue reading

Fikih Praktis Puasa Asyuro

Di bulan al-Muharrom, ada sebuah ibadah yang begitu mulia, yang telah dijelaskan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu utama setelah ibadah di bulan Ramadhan, yaitu puasa pada hari Asyuro.

KAPAN HARI ASYURO ITU?

Ulama menjelaskan bahwa hari Asyuro adalah sebuah hari pada bulan al-Muharrom, yakni hari ke sepuluh dari bulan tersebut. Ini merupakan pendapat mayoritas para sahabat, tabi’in, dan ulama setelahnya.

Ada riwayat yang menyebutkan bahwa Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berpendapat bahwa hari Asyuro adalah hari kesembilannya. Namun hal ini diluruskan oleh al-Baihaqi rahimahullah bahwa yang dimaksud oleh Ibnu Abbas adalah puasanya, yakni pada tanggal kesembilan dengan ditambah hari kesepuluhnya. (Asyuro, Syaikh Ali al-Halabi, hal. 12)

iccdammam

Continue reading

Husnul Khuluq

Suatu amalan yang dengannya dapat membuat manusia dimasukkan dalam surga adalah taqwa dan husnul khuluq.

Dari Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anhu-, ia berkata,

سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الْجَنَّةَ فَقَالَ « تَقْوَى اللَّهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ ». وَسُئِلَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ فَقَالَ « الْفَمُ وَالْفَرْجُ »

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya mengenai perkara yang banyak memasukkan seseorang ke dalam surga, beliau menjawab, “Takwa kepada Allah dan berakhlak yang baik.” Beliau ditanya pula mengenai perkara yang banyak memasukkan orang dalam neraka, jawab beliau, “Perkara yang disebabkan karena mulut dan kemaluan.” (HR. Tirmidzi no. 2004 dan Ibnu Majah no. 4246. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).

Dalam praktek hidup sehari-hari, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah teladan nyata dalam berakhlak yang baik. ِAllah Ta’ala telah memujinya dalam firman-Nya:

وَإِنَّكَ لَعَلى خُلُقٍ عَظِيم

“Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) betul-betul di atas akhlak yang agung.” [QS. Al-Qalam (68): 4] Continue reading