DI ANTARA KEUTAMAAN MENYAYANGI ANAK YATIM

Di masyarakat sekitar terkadang kita mendapati beberapa anak yatim, yaitu seorang anak belum baligh yang ditinggal wafat ayahnya. Berkaitan dengan hal satu ini, kepedulian Islam dan kaum muslimin terhadap mereka sangat luar biasa. Hal tersebut tampak pada beberapa ayat dan hadis yang menjelaskan tentang mereka. Sebagaimana kita dapati di banyak tempat di Indonesia panti asuhan untuk mengayomi dan mendidik mereka. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas orang-orang yang peduli dengan anak yatim dengan balasan yang lebih baik di akhirat kelak.

Berkaitan dengan anak yatim, ada sebuah hadis dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang menunjukan faedah besar bagi orang yang perhatian dengannya. Yaitu, mengusap kepala anak yatim dapat melembutkan hati orang yang melakukannya.

Berikut akan disampaikan dua buah hadis yang menjelaskan keutamaan amalan yang satu ini. Ditambah dengan sebuah hadis yang menunjukkan kasih sayang Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam kepada anak yatim. Adapun beberapa keutamaan lainnya semoga dimudahkan untuk membahasnya di lain waktu.

abuwais3

Continue reading

Advertisements

Yang Manakah Tangan Kita?

Ulama menyimpulkan bahwa:

الأَيْدِيْ أَرْبِعٌ: فَأَعْلاَهَا الْمُنْفِقَةُ فِي سَبِيْلِ اللهِ مِنْ غَيْرِ مَنٍّ وَلاَ أَذًى، ثُمَّ الْمُتَعَفِّفَةُ عَنِ اْلأَخْذِ وَلَوْ كَانَتْ مُحْتَاجَةً، ثُمَّ اْلآخِذَةُ بِغَيْرِ سُؤَالٍ وَلاَ اسْتِشْرَافٍ، وَأَدْنَاهَا السَّائِلَةُ.

IMG_20151119_222719

Continue reading

Celaan Terhadap Dunia

Kitab Tazkiyatun Nufus karya Dr. Ahmad Farid, oleh Ustadz Muhammad Sulhan Jauhari, Masjid ICC Dammam, jam 9.30 AM

Celaan terhadap dunia yang ada dalam Al-Quran dan As-Sunnah bukan ditujukan kepada siang dan malam yang terus berganti higga hari kiamat. Bahkan sebaliknya siang dan malam oleh Allah Ta’ala menjadi pelajaran bagi orang yan beriman.

Dalam sebuah atsar dikatakan: “Sesungguhnya malam dan siang ibarat seperti dua lemari, maka lihatlah dengan apa kedua lemari tersebut kalian akan isi.”

Seorang Tabiut Tabi’in, Mujahid rahimahullah, mengatakan: “Tidak ada satu hari kecuali dia mengatakan: “wahai bani Adam, sungguh kau telah masuk pada hari ini, maka hati2lah, karena aku tidak akan kembali.” Maka perhatikanlah apa yg kau lakukan pada hari itu, jika sudah terkewatkan, maka telah digulung amalan pada waktu dan dikunci, tidak bisa dibuka lagi hingga dihukumi di depan Allah.”

mtf_kPYCa_485

Continue reading

Serba Serbi Seputar Bulan al-Muharram

Begitu indah keputusan Allah subhanahu wa ta’ala ketika menjadikan sebagian makhluk lebih mulia dari pada makhluk lainnya. Sebagaimana Dia menjadikan suatu tempat lebih mulia dari tempat lainnya. Masjidil haram, masjid Nabawi, dan masjidil Aqsa adalah bukti nyata dari pernyataan tersebut. Selain itu, alangkah eloknya kehendak Allah tatkala memutuskan bulan tertentu lebih utama dibanding bulan lainnya. Bulan Ramadhan, Syawal, Dzulqo’dah, dan Dzulhijjah merupakan contoh nyatanya. Dan tak ketinggalan bulan al-Muharrom, yang memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah, demikian pula di tengah-tengah kita kaum muslimin.

lampumekkah

Continue reading

Fikih Praktis Puasa Asyuro

Di bulan al-Muharrom, ada sebuah ibadah yang begitu mulia, yang telah dijelaskan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu utama setelah ibadah di bulan Ramadhan, yaitu puasa pada hari Asyuro.

KAPAN HARI ASYURO ITU?

Ulama menjelaskan bahwa hari Asyuro adalah sebuah hari pada bulan al-Muharrom, yakni hari ke sepuluh dari bulan tersebut. Ini merupakan pendapat mayoritas para sahabat, tabi’in, dan ulama setelahnya.

Ada riwayat yang menyebutkan bahwa Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berpendapat bahwa hari Asyuro adalah hari kesembilannya. Namun hal ini diluruskan oleh al-Baihaqi rahimahullah bahwa yang dimaksud oleh Ibnu Abbas adalah puasanya, yakni pada tanggal kesembilan dengan ditambah hari kesepuluhnya. (Asyuro, Syaikh Ali al-Halabi, hal. 12)

iccdammam

Continue reading

Muhasabah Amalan Seorang Hamba

~ Terjemah Khutbah Jumat di Masjid ICC, Dammam, Oleh Ust. Muhammad Jauhari ~

Ba’da tahmid wa shalawat,,,,

Menurut penanggalan, bahwasannya hari ini kita berada di hari ke-30 Dzulhijjah 1435, berarti besok kita memasuki tanggal 1 Muharram 1436. Muhasabah diri yg diangkat dlm tema khutbah ini bukanlah menggelar acara berkenaan masuknya tahun baru hijriyah, atau dilakukan bersama-sama, tetapi dilakukan oleh setiap hamba, setiap saat di setiap waktu.

Continue reading

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

~ Khutbah Jum’at oleh Syaikh Abdul Wahid, mudir Islamic Cultural Center Dammam, KSA, terjemah disampaikan oleh Ust. Muhammad Sulhan Jauhari ~

Dalam khutbah Jum’at, 24 Dzulhijjah 1435, ini, khatib menyampaikan 2 poin utama; pertama, berkaitan dengan beberapa keutamaan dari 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Dan kedua, amalan yang disyariatkan untuk dikerjakan pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah tersebut. Keutamaan 10 hari di awal bulan Dzulhijjah terdapat dalam sebuah hadits yang diriwayatkan al-Bukhari:

عن ابن عباس رضي الله عنهما عن النبي – صلى الله عليه وسلم – قال : ما من أيام العمل الصالح فيها أحب لى الله من هذه الأيام -يعني الأيام العشر- قالوا يا رسول الله ولا الجهاد في سبيل الله قال ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله ثم لم يرجع من ذلك بشيء — روى البخاري في صحيحه

“Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma dia berkata:”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ’Tidak ada amalan shalih yang lebih dicintai Allah daripada beramal di hari-hari ini’ –maksud beliau adalah hari-hari yang sepuluh. Sahabat bertanya: ’Wahai Rasulullah, walaupun jihad fi sabililah?’ Beliau menjawab: ’Ya, walaupun jihad fi sabililah, kecuali seseorang yang pergi berjihad dengan jiwa dan hartanya, lalu dari jihad itu dia tidak pulang lagi dengan membawa suatu apapun.” (HR.Al-Bukhari). Continue reading