Bila Malu Untuk Meminta Maaf

Kita semua tidak lepas dari berbuat kesalahan kepada orang lain. Ketika itu terjadi, sikap terbaik seorang muslim adalah bertaubat nasuha kepada Allah ta’ala dan meminta maaf kepada orang yang kita berbuat salah kepadanya. Janganlah ragu dan malu. Bila tetap masih malu, silakan disimak hadis berikut ini. Semoga menjadi pengingat dan nasihat bagi kita semua.

IMG-20150528-WA0051

Continue reading

Advertisements

Meski Tak Bisa Seperti Mereka

Ada sebuah hadis yang sangat menarik untuk dibaca, direnungi dan diamalkan. Sebuah hadis yang paling disenangi oleh Anas bin Malik radhiyaAllahu anhu. Berikut lafal rincinya:

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ السَّاعَةِ فَقَالَ: مَتَى السَّاعَةُ؟ قَالَ: وَمَاذَا أَعْدَدْتَ لَهَا؟ قَالَ: لَا شَيْءَ، إِلَّا أَنِّيْ أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. فَقَالَ: أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ.
قَالَ أَنَسٌ: فَمَا فَرِحْنَا بِشَيْءٍ فَرَحَنَا بِقَوْلِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ.
قَالَ أَنَسٌ: فَأَنَا أُحِبُّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَأَرْجُوْ أَنْ أَكُوْنَ مَعَهُمْ بِحُبِّي إِيَّاهُمْ وَإِنْ لَمْ أَعْمَلْ بِمِثْلِ أَعْمَالِهِمْ.

cornesh2

Continue reading

Mari Duduk Sesaat Menambah Iman!

Beginilah kehidupan dunia, waktu setiap pekan terus berulang. Oleh karena itu mari kita berusaha manfaatkan waktu yang ada untuk kebaikan kita di dunia dan akhirat. Di antara caranya adalah dengan menghadiri majelis ilmu yang ada di sekitar kita. Dengan menghadirinya maka:

– insya Allah mendapatkan pahala berjalan menuju masjid.
– insya Allah keimanan semakin bertambah.
– insya Allah mendapatkan pahala menuntut ilmu secara umum.
– insya Allah mendapatkan keutamaan menuntut ilmu di dalam masjid.
– insya Allah mendapatkan ilmu yang bermanfaat.
– insya Allah waktunya pun berkah dan berpahala.
– insya Allah dapat pertukar pikiran dengan teman-teman yang lain.
– dll.

Silakan ajak istri dan anak2 tercinta untuk duduk-duduk sesaat di majelis ilmu untuk menambah keimanan. Semoga dimudahkan dan diringankan langkahnya. aamiin.

===========

JADWAL JUMAT KEEMPAT BULAN DZULHIJJAH

1) Al-Wajiz fi Fiqh as-Sunnah wa al-Kitab al-Aziz (Seputar Mengusap Sepatu dan Kaoskaki)
2) Bulughul Maram (Kitab al-Buyu’)
3) Terjemah Khotbah
4) ADAB ISLAMI (Adab-Adab al-Ukhuwwah)
5) Riyadhush Shalihin (Bab: al-Washiah li an-Nisa’, Hadis No 275)
6) Bahasa Arab (Durus al-Lughoh al-‘Arobiyyah jilid 1)

minggu ke4

..::: T A U B A T :::..

Kajian Kitab Tazkiyatun Nufus karya Dr Ahmad Farid, oleh Ust Muhammad Sulhan Jauhari di Masjid ICC Dammam (mulai jam 9.30 am)

Taubat merupakan salah satu bentuk ibadah, jika banyak amalan yang dapat menghapuskan dosa-dosa kecil, maka dengan taubat dapat menghapuskan dosa besar. Taubat dari dosa-dosa dengan kembali kepada Yang Maha Menutupi aib, Maha Mengetahui hal-hal ghaib. Keberadaan taubat merupakan awal keadaan, di tengah, maupun di akhir. Maka, senantiasa manusia harus selalu bertaubat tidak berhenti satu kali di awal saja.

Allah berfirman: “Dan bertaubatlah kalian semua, wahai orang-orang yang beriman, agar kalian mendapatkan kemenangan.” (QS. An Nuur 31). Dalam surat al-Hujurat ayat 11: “Dan barangsiapa yang tidak bettaubat maka mereka orang-orang yang dzalim.” Continue reading

Celaan Terhadap Dunia

Kitab Tazkiyatun Nufus karya Dr. Ahmad Farid, oleh Ustadz Muhammad Sulhan Jauhari, Masjid ICC Dammam, jam 9.30 AM

Celaan terhadap dunia yang ada dalam Al-Quran dan As-Sunnah bukan ditujukan kepada siang dan malam yang terus berganti higga hari kiamat. Bahkan sebaliknya siang dan malam oleh Allah Ta’ala menjadi pelajaran bagi orang yan beriman.

Dalam sebuah atsar dikatakan: “Sesungguhnya malam dan siang ibarat seperti dua lemari, maka lihatlah dengan apa kedua lemari tersebut kalian akan isi.”

Seorang Tabiut Tabi’in, Mujahid rahimahullah, mengatakan: “Tidak ada satu hari kecuali dia mengatakan: “wahai bani Adam, sungguh kau telah masuk pada hari ini, maka hati2lah, karena aku tidak akan kembali.” Maka perhatikanlah apa yg kau lakukan pada hari itu, jika sudah terkewatkan, maka telah digulung amalan pada waktu dan dikunci, tidak bisa dibuka lagi hingga dihukumi di depan Allah.”

mtf_kPYCa_485

Continue reading

Nikmatnya Keamanan

~ Terjemah Khutbah Jumat, di ICC Dammam, 14 Muharram 1436, oleh Ust. Muhammad Sulhan Jauhari, MA. ~

Bada tahmid wa shalawat, dua hal yang disampaikan oleh khatib Jumat ini adalah nikmat keamanan dan fitnah kelompok sesat (Khawarij).

Nikmat Allah yang begitu banyak yg tidak berbilang, di antaranya nikmatnya hidup aman. Nikmat ini tidak bisa dipisahkan dengan kesempurnaan agama Islam. Karena syiar Islam tidak dapat dilakukan kecuali tidak ada jaminan keamanan. Ayat ke-55 dari surah an-Nuur mengabarkan ttg kekuasaan yang diberikan kpd kaum muslimin dengan syarat beriman, beramal sholeh, dan tidak menyekutukan Allah dalam beribadah, sebagaimana umat terdahulu.

Dalam sebuah riwayat, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam selama 10 tahun dalam keadaan ketakutan, berdakwah secara sembunyi-sembunyi sehinga hijrah ke Madinah. Di Madinah pun awalnya masih dalam ketakutan dengan selalu membawa senjata, sehingga seorang bertanya tetang kapan kaum muslimin merasa aman. Rasulullah menjawab tidaklah lama kecuali sesaat, kemudian turunlah ayat 55 surah an-Nuur di atas.

Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkata kepada seorang sahabatAli bin Hatim, beliau menanyakan apakah engkau mengetahui al-hirah (suatu kota di Irak)? Sahabat tsb menjawab tidak mengetahuinya tetapi penah mendengarnya. Kemudian Rasulullah menjawab dengan berumpah “demi jiwaku di tangan Allah, sungguh Allah akan menyempurnakan urusan ini sampai2 seorang wanita melaukuan thowaf tanpa ditemani seorang pun, dan sungguh kerajaan Kisra dan Hurmus benar2 ditaklkukkan. Dan sungguh harta ini akan diberikan danmelimpah sampai tdk seorangpun tidak menerimanya (karena merasa tercukupi).

Ali bin Hatim, melihat dari perkataan Rasulullah tsb telah terjadi, kemudian beliau mengatkaan aku juga termasuk yg ikut menaklukkan kerjaan Kisra dan Hurmus, demi jiwaku di tangan Allah, adapun yg ketiga akan terjadi (karena perkataan nabi adalah benar). Dan hal ketiga menjadi nyata terjadi di jaman khalifah Umar bin Abdil Aziz.

Allah telah memberikan nikmat aman kpd jazirah Arab, sebagaima dalam surat al ankabut ayat 67, tentang keamanan negeri tanah suci sebagai negeri aman, sementara manusia di sekitar mereka saling merampas, satu sama lainnya saling membunuh.

Di tengah keamanan yg dirasakan di negeri Haromain, terdapat sebagian orang2 yg menyimpang dg paham al-khawarij, mereka yg tidak mau taat kepada penguasa (ulil amri). Fitnah seperti ini terus ada dari masa ke masa, membuat kekacauan keamanan di tegah kaum muslimin, padahal kita berkewajiban menjaga keamanannya agar terus ditegakkan ibadah kepada Allah.

Rasulullah bersbada bawah seorsng muslim wajib mendengar dan taat kpd penguasa, baik yang dia sukai atau dibencinya, kecuali jika diperintahkan melakukan kemaksiatan, maka tidak ada ketaatan kpdanya.

Bahaya Fitnah Khawarij
Sifat khawarij di antaranya adalah orang2 muda yg pemikiran2nya belum matang, sehingga tidak mendlam pemahamannya atas alquran dan as sunnah, mereka keluar dari Islam seperti anak panah yg keluar dari busurnya, keluar dengan cepat dan tidak kembali lagi ke tempatnya semula.

Padhal Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sangat menjaga tertumpahnya darah seorang muslim. Bahkan, dalam sebuah hadits, sungguh hilangnya dunia seluruhnya, itu lebih ringan bagi Allah daripada terbunuhnya seorsng muslim saja. Orang2 yg membunuh muslimin dg sengaja, diaancam dimasukkan ke neraka dan laknat Allah atas mereka yg berbat keji tsb.

Alah berfirman dalam surah al-Anfal 24-25, berupa seruan kepada kaum mukminin untuk memunhi seruan Allah dan Rasulnya, jika diseru utk kehidupan. Dan Alah emngingatkan atas takut kpd fitnah, yg dapat menimpah bukan hanya kpd yg berbuat dzalim saja, tetapi kepada keseluruhan umat manusia.

Bahwasannya Rasulullah memberikan wasiat “aku wasiatkan kpd kalian utk senantiasa kpd Allah dan senantiasa taat dan mendengar kpd pemimpin, meskipun dari seorang hamba sahaya. Akan tampak perselisihan, maka hendaknya berpegang kepada sunnahku dan khulafaur rasyidin, genggamlah dg gigi geraham kalian, dan berhati2lah dg perkara2 yg baru.” (aw kaamaa qola rasulkualkah fi haditsihi).

[sebagaimana yang didengar, tanpa edit]

Muhasabah Amalan Seorang Hamba

~ Terjemah Khutbah Jumat di Masjid ICC, Dammam, Oleh Ust. Muhammad Jauhari ~

Ba’da tahmid wa shalawat,,,,

Menurut penanggalan, bahwasannya hari ini kita berada di hari ke-30 Dzulhijjah 1435, berarti besok kita memasuki tanggal 1 Muharram 1436. Muhasabah diri yg diangkat dlm tema khutbah ini bukanlah menggelar acara berkenaan masuknya tahun baru hijriyah, atau dilakukan bersama-sama, tetapi dilakukan oleh setiap hamba, setiap saat di setiap waktu.

Continue reading