Muslim dan Tahun Baru

[Bagian ke-2 dari 3 tulisan]

Pada malam tahun baru, tidak sedikit kemungkaran dan kemaksiatan yang dikerjakan oleh manusia. Berikut di antara kerusakan, kemaksiatan dan kemungkaran yang banyak dikerjakan:

terompet

[1]. Menghambur-hamburkan uang

Allah ta’ala berfirman:

وَلاَ تُبَذِّرْ تَبْذِيْرًا. إِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْا إِخْوَانَ الشَّيَاطِيْنِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُوْرًا

Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya. (QS. al-Isra’: 26-27)

Ayat di atas berisi larangan berbuat boros. Adapun gambaran pemborosan dan menghambur-hamburkan uang untuk persiapan menyambut malam tahun baru di antaranya:

1. Membelanjakan uang untuk membeli mercon/petasan dan kembang api.
2. Membeli terompet tahun baru.
3. Membeli baju baru untuk merayakan tahun baru.
4. Mengadakan perjalanan ke luar kota.
5. Membeli arak dan minuman yang memabukkan.
6. Mengadakan pesta besar-besaran.
7. Membeli “karet” untuk berzina.
8. Modifikasi knalpot motor agar memiliki suara gaduh, dll.

Bayangkan, berapa miliar uang yang dihamburkan beberapa menit saja pada malam itu? Sekiranya dibagikan kepada fakir miskin, niscaya jauh lebih bermanfaat bagi mereka. Ingat, harga bensin tidak murah, beberapa bahan pokok naik, bila uang yang ada digunakan untuk kebutuhan rumah tangga maka akan lebih bermanfaat dan berpahala.

[2]. Menghabiskan waktu dengan begadang tanpa faedah

Padahal dalam sebuah riwayat yang sahih disebutkan:

عَنْ أَبِيْ بَرْزَةَ الأَسْلَمِيْ أَنَّ رَسُوْلَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيْثَ بَعْدَهَ

Dari Abu Barzakh al-Aslami bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum Isya’ dan berbincang-bincang setelahnya. (HR. al-Bukhari & Muslim)

Ulama menjabarkan bahwa kebencian berbincang-bincang setelah isya’ tersebut tatkala tidak ada manfaatnya. Namun bila ada manfaatnya maka hal itu diperbolehkan. Sebagaimana para sahabat, tabi’in dan tabiut tabi’in dahulu pada malam hari mereka mengulangi pelajaran (muroja’ah) yang mereka dapatkan di siang hari. Mereka menyibukkan diri siang dan malam hari dengan beribadah dan menuntut ilmu.

An-Nawawi berkata di Syarah Shahih Muslim: “Sebab dibencinya pembicaraan setelah isya’ karena bisa sampai begadang, sehingga dikhawatirkan ia akan ketiduran dari salat malam dan zikir, atau dari salat subuh pada waktu yang dibolehkan, waktu pilihan atau waktu utamanya. Demikian pula begadang malam hari menimbulkan rasa letih pada siang hatinya dari melaksanakan hak-hak agama, ketaatan dan kemaslahatan dunia.” (Syarah Sahih Muslim oleh an-Nawawi)

Beliau juga berkata: “Ulama juga berkata, pembicaraan setelah isya’ yang dibenci adalah pada hal-hal yang tidak ada maslahatnya. Adapun bila mengandung kemaslahatan dan kebaikan maka tidak dibenci, seperti mengulangi pelajaran, bercerita tentang orang-orang saleh, berbincang-bincang dengan tamu dan pengantin sekedar untuk menghiburnya, suami berbincang dengan istri dan anak-anaknya dengan berlemah-lembut atau karena ada suatu kebutuhan, berbincang dengan musafir dengan untuk menjaga barang dan dirinya, mendamaikan antara manusia (yang berselisih) dan memberi syafaat kepada mereka dalam kebaikan, amar makruf nahi munkar, memberi petunjuk kepada kebaikan dan semacamnya, kesemuanya ini tidak dibenci.” (Syarah Sahih Muslim oleh an-Nawawi)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ

Di antara tanda kebaikan seorang muslim adalah ia meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat baginya. (Hadis Sahih riwayat Ahmad, at-Tirmidzi, dll.)

Padahal ikut merayakan tahun baru bukan sekedar tidak memberi manfaat, namun jelas merupakan keburukan dan kemungkaran.

[3]. Mengganggu ketenangan masyarakat

Sangat banyak fenomena tahun baru yang sangat mengganggu masyarakat luas. Gambaran kebisingan dan gangguan dari Alif sampai Ya’ tumpah ruah pada malam itu. Di antaranya:

1. Suara gaduh terompet
2. Suara gaduh petasan atau mercon
3. Suara bising kendaraan khususnya roda dua
4. Suara gaduh alat-alat musik
5. Suara gaduh teriakan dan canda tawa, dll.

Selain itu, fenomena tersebut menimbulkan kemacetan hampir di seluruh sudut kota.

Bagi anda yang masih suka ikut-ikutan merayakannya, dengarkanlah baik-baik dan renungkanlah nasihat Nabimu. Iya, nasihat Nabimu yang tidak berkata melainkan dengan dasar wahyu. Bila beliau memberi nasihat, maka tentu saja kebaikan yang sangat beliau inginkan. Dengan kata lain, beliau menginginkan kemaslahatan bagi kita selaku umatnya.

Nabimu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُوْنَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

(Dinamakan) muslim sejati apabila kaum muslimin yang lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya. (HR. Muslim)

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَاللهِ لاَ يُؤْمِنُ، وَاللهِ لاَ يُؤْمِنُ، وَاللهِ لاَ يُؤْمِنُ، الَّذِيْ لاَ يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ

Demi Allah ia tidak beriman, demi Allah ia tidak beriman, demi Allah ia tidak beriman, yaitu orang yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguan-gangguannya. (HR. al-Bukhari)

Bahkan Beliau bersabda:

لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ لاَ يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ

Tidak masuk surga orang yang tetangganya tidak aman dari gangguan-gangguannya. (HR. Muslim)

Realita yang ada di tengah perayaan tahun baru tersebut, hampir semuanya mengganggu orang-orang yang ada di sekitarnya yang tidak terlibat dengan perayaan tersebut.

Hanya kepada Allah semata kita memohon hidayah taufik dan pertolongan.

[ Edisi Murojaah ]

✅ Bagian Indonesia
🏠 ICC DAMMAM KSA
📅 [ 15/03/1437 H ]
============================
Berlangganan Tulisan:
🔹 Via WhatsApp +966556288679
🔹 Via Telegram @iccdammamksa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s