Ridha atas Ketetapan Allah

Kajian Tazkiyatun Nufus olrh Ust. Muhmmad Sulhan di ICC Dammam, Jumat (30 Dzulhijjah 1435), mulai jam 9.00 pagi

Bab ridho dengan yang telah ditetapkan Allah ‘Azza wa Jalla

Seorang hamba ketika mendapatkan takdir yang tidak disukainya, memiliki dua derajat; ridho dan sabar (meskipun ada derajat lain, yaitu bersyukur, yg tidak disebutkan dalam kitab Dr Ahmad Farid).

Beda antara ridho dengan sabar
Sabar merupakan sikap menahan diri dan mencegah diri dari amarah, bersama dengan menahan rasa sakit (sedih), dengan berharap hilangnya kesedihannya tersebut, dan menahan anggota badan dari perbuatan yang berkeluh kesah. Adapun ridho, kelapangan dada, lapang dengan ketetatapan yang diterimanya, meninggalkan kepedihan yang dirasakan tetapi ridho dengan meringankannya dg hati yg bahagia dg jiwa yg yakin dan marifah, jika semakin ridho dengan kepedihan yg dirasakan seluruhnya.

“Sesungguhnya Allah jika mencintai sebuah kaum maka menurunkan cobaan.” (Hadits Hasan dari Anas bin Malik).

Seorang yang beriman dan ridho dengan keputusan Allah Ta’ala, maka ini merupakan sumber kebahagiaan pada diri seorang hamba. Sesungguhnya Allah dg keadilan dan ilmunya, menjadikan kebahagiaan, kesenangan, dalam keyakinan dan keridhaaan, dan Allah menjadikan kegelisahan dan kesedihan dalam keraguan dan amarah.

“Tidak ada satupun musibah kecuali izin dari Allah. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, Allah akan memberi hidayah baginya.” (Surah at-Tagabun 11).

Seorang mendapatkan musibah dan dia tahu musibah dari Allah, maka ridho dan brserah diri atas musibah tersebut. Maka dia mendapatkan hidayah dari Allah Ta’ala.

Dalam surat an-Nahl 97, “barangsiapa yang beriman dari laki-laki maupun wanita, sementara dia dalam keadaan beriman, maka Kami akan memberikan kehidupan yang baik baginya dan sungguh kami akan memmbetikan balasaan yang lebih baik dari yang mereka kerjakan di dunia.”

Kehidupan yang baik (hayyatan thayyibah) dalam ayat di atas adalah sikap ridho dan qona’ah (harta karun yg tidak akan fan yg terdapat dalam jiwa).

Ada sebuah kisah, seorang sahabat Ali bin Hatim (seorang sahabat yg buta saat perang Shiffin) yang dinasehati oleh Ali bin Thalib radhiyallahu anhuma; “Wahai Ali aku melihat kau merasa sangat sedih,” kemudian Ali bin Hatim berkata: “Tidak ada yg mencegahku utk menghalangi sedih kecuali dua putraku terbunuh dan mataku menjadi tidak melihat lagi.” Maka Ali bin Thalib berkata: “Wahai Ali, barangsiapa yg ridho dg keputusan Allah, pasti takdir itu terjadi adanya dan mendapatkan pahala, dan barangsiapa yg tidak ridho sementara takdir tetap terjadi, maka amalannya terhapus.”

Dalam kisah yang lainnya, Abu Darda radhiyallahu ‘anhu, pernah melihat seseorang yg ditimpa musibah membaca “alhamdulillah,” maka Abu Darda mengatkan “Ashobta (kamu telah benar), sesungguhnya Allah jika memutuskan suatu kepusan, maka Dia suka jika hal itu diridhai.”

Abdul Wahid bin Zaid mengatakan: “Ridha merupakan pintu Allah yg agung, surga dunia, merupakan tempat peristirahatan hamba2 Allah yg sesungguhnya.”

Dalam sebuah risalah kecil Al-Aqaid al-Arba, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, menjelaskan 3 tanda kebahagiaan bagi seorang hamba, dan yg membacanya semoga mendapatkan 3 tanda tersebut:

1. Apabila diberi maka dia bersyukur
2. Apabila diuji dia bersabar
3. Apabila dia berbuat berdosa, maka dia beristighfar (yg dibarengi dg taubat kpd Allah Ta’ala)

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “sungguh menakjubkan semua urusan mukmin adalah semuanya baik, dan tidaklah didapatkan kecuali yang beriman. Jika mendapatkan kebahagiaan, kemudian bersyukur, maka itu kebaikan baginya. Dan seandainya mendapatkan yg menyesakkan hati, maka dia bersabar, maka itulah kebaikan bagi dirinya.” (Hadits Riwayat Muslim).

Dikatakan: “tidak akan terlihat di akherat org yg paling tinggi derajatnya dari orang yang ridho dlm setiap kondisi yg diberikan Allah, barangsiapa yg mendapatkan hidayah ridho maka dia menempati derajat yang paling mulia.”[]

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s