Membantu Kebutuhan Kaum Muslimin

~ Ngaji Kitab Riyadhus Sholihin, karya Imam Nawawi, oleh Ust. Muhammad Sulhan Jauhari (mulai 3.30 sore, di Masjid ICC Dammam, 15 Dzulhijjah )

Bab ke-29
Bab Menyelesaikan Kebutuhan (Hajat) Kaum Muslimin

Allah berfirman yg artinya: “Dan berbuatlah kebaikan agar kalian beruntung.” (Surah al-Hajj: 77)

Dari Ibnu Umar, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: “Muslim itu saudara muslim lainnya, tdk boleh baginya mendzaliminya, atau menyerahkan ke orng lain utk didzalimi, barangsiapa yg membantu saudaranya, maka Allah akan menyelesaikan hajatnya. Barangsiapa yang melapangkan kesulitan bagi seorang muslim, maka Allah akan melapangkan satu dari kesulitan hari kiamat. Dan barang siapa yg menutupi aib muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat.” (Mutaffaqun alaihi).

Hadits di atas, menerangkan bahwa Allah juga tetap akan membantu hambaNya, dan akan lebih bantuan tsb bagi hambaNya yg membantu saudaranya.

Dari abu Hurairah, dari Nabi shallallaahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yg melapangkan melepaskan kesulitan dr seorng mukmin maka allah akan melepaskan satu kesulitan dari kesulitan2 di hari kiamat. Barangsiapa yg memberikan kemudahan bagi orng yg kesulitan maka Allah akan melapangkan kesulitan baginya di hari kiamat. Barangsiapa yg menutupi aib muslim maka Allah akan menutupi aibnya di akhirat. Allah akan senantiansa menolong seorang hamba selama hamba tsb menolong saudaranya. Barangsiapa yg meniti suatu jalan mencari padanya ilmu, niscaya Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Dan tidaklah salah satu kaum berkumpul di rumah dari rumah-rumah Allah, untuk membaca ayat Allah juga mempelajarinya antara mereka, melainkan turunlah kepada mereka ketenangan hati, dinaungi kerahmatan Allah, juga diliputi oleh para malaikat dan Allah menyebut mereka di kalangan makhluk di sisiNya. Barangsiapa yang amalannya lambat (sedikit atau kurang) maka tidak bisa dipercepat (diangkat) dengan nasab (keturunan).” (HR Muslim).

Hajat adalah segala seauatu yg dibutunkan manusia utk menyelsaikan urusannya. Dalam bahasa Arab, terdapat dhoruriyat (kebutuhan primer), hajiat (kebutuhan sekunder), dan tahsiniyat (kebutuhan tertier). Untuk kebutuhan dhoruriyat dan hajiat, maka wajib menolong saudara sesama muslim, sebagaimana perintah dalam surah al Maidah: “Dan saling tolong menolonglah dalam kebaikan.”

Faedah hadits
Hadits di atas mengjurka untuk melapangkan atau melepaskan kesulitan saudara mukmin, karena pahalanya sangat istimewa seperti dibalas dg kemudahan di hari kiamat. Kesulitan yg dimaksud dlam banyk hal, harta, dst.

Hadits di atas juga sesuai kaidah “al jazaa ala jinsil amal”, balasan sebagaimana amal perbuatan. Adapun balasan Allah bahkan lebih banyak dari amal baik yg dilakukan seorang hamba, seperti dilipatkan 10 kali, 700 kali sebagaiamana sedekah, juga balasan tanpa batas seperti balasan orang yg bersabar dan bèrpuasa.

Dari hadits tsb juga menegaskan ttg hari kiamat yg pasti datang dengan haqq (pasti). Pada hari tsb, kesulitan akan lebih besar drpada di dunia. Orang2 kafir megatkan bahwa hari2 inì hari2 yg sulit.

Hadits ini juga menganjurkan utk memberikan kemudahan bagi sesama saudara muslim, seperti menunda pembayaran org yg hutang atau membebaskan hutang bagi org yg berhutang karena kesulitan membyarnya. Orang yg melapangkan ksulitan org yg membrikan kemudahan bagi saudarnya di dunia dan akherat. [belum diedit]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s