Jual Beli yang Diharamkan

~ Kajian 2 di Islamic Cultural Center Dammam: Kitab Buyu’ dari Bulughul Maram karya Imam Ibn Hajar Al Atsqolani ~

Oleh Ustadz Zaki (Jubail) – jam 10.00 sd. 11.00 pagi ini di ICC Dammam

Diceritakan oleh Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika Fathu Mekah, beliau berkhutbah,

«إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ بَيْعَ الْخَمْرِ وَالْمَيْتَةَ، وَالْخِنْزِيرَ، وَالْأَصْنَامَ» فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ شُحُومَ الْمَيْتَةِ فَإِنَّهُ يُطْلَى بِهَا السُّفُنُ، وَيُدْهَنُ بِهَا الْجُلُودُ، وَيَسْتَصْبِحُ بِهَا النَّاسُ، فَقَالَ: «لَا هُوَ حَرَامٌ»، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ: «قَاتَلَ اللَّهُ الْيَهُودَ، إِنَّ اللَّهَ لَمَّا حَرَّمَ عَلَيْهِمْ شُحُومَهَا أَجْمَلُوهُ ثُمَّ بَاعُوهُ فَأَكَلُوا ثَمَنَهُ»“

Sesungguhnya Allah mengharamkan menjual khamr, bangkai, babi, dan berhala.” Kemudian ada sahabat yang bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana dengan lemak bangkai. Minyak ini biasanya digunakan untuk meminyaki perahu, kulit hewan, dan digunakan untuk bahan bakar lampu.’ Beliau bersabda, “Tidak boleh, itu haram.” kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan keadaan orang yahudi, “Allah melaknat orang yahudi. Ketika Allah mengharamkan lemak binatang, mereka cairkan (dengan dipanaskan sehingga keluar minyaknya), kemudian mereka jual, dan mereka makan uang hasil penjualannya.” (HR. Bukhari 2236, Muslim 1581, Abu Daud 3486, dan yang lainnya).

Dari hadits di atas, Allah telah mengharamkan jual beli:

1. Khamr, menurut jumhur ulama, khamr termasuk barang yang najis;

2. Bangkai, hewan yang mati dg sendirinya, yang tidak disembelih atau dibunuh dengan cara yang tidak sesuai syariah, seperti dipukul dg beda tumpul, hewan yg jatuh dari ketinggian.

Adapun syarat penyembelihan dlm Islam sbb:
~ Memutusķan 2 urat: urat pernafasan dan saluran makanan dg benda tajam. Hewan juga dianggap bangkai hasil sembelihan orang penyembah berhala. Adapun sembelihan ahli kitab (penganut agama samawi, Yahudi dan Nasrani) halal dikonsumsi. Dalam hal ini ada 2 pendapat: pertama ahl kitab adalah penganut yahudi dan nasrani keturunan bani israil seblm diutusnya nabi shallallahu alaihi wasallam. Pendapat kedua, penganut yahudi dan nasrani yg bukan keturunan bani israel, yg hidup hari ini.
~ Hewan yang disembelih hewan yang halal.
~ menyebut nama Allah.

Bukan termasuk hewan bangkai adalah sejenis belalang dan hewan yang hidup di laut. Adapun bangkai, jika dimanfaatkan kulitnya disamak maka diperbolehkan. Dan kulit binatang buas yg tidak dikonsumsi, maka dilarang dimanfaatkan.

~ Lebih Lanjut Tentang Bangkai
Yang dimaksud bangkai adalah keseluruhan badan, yang ada kehidupan, adapun rambut adan kuku tidak termasuk bangkai. AdPun para shabat menanyakan ttg lemak bangkai yg biasa digunakan untuk dioleskan ke perahu, menyamak kulit, menyalakan lampu. Tetapi Rasulullah ttp mengharamkannya. Dari hal ini terdapat 2 pendapat ulama, apakah dlam pemanfaatannya atau jual belinya? Pendapat yg pertama mengharamkan secara mutlak pemanfaatan dan jual belinya (Syaikh bin Bazz), sedangkan pendapat kedua adalah jual belinya saja yg diharamkan, pemanfaatannya diperbolehkan. Ibnu Qayyim al-Jauziyah mengatakan pemanfaatannya lebih luas dari jual beli, semua bangkai yg haram diperjual belikan, tidak semuanya diharamkan untuk dimanfaatkan.

~ Kotoran Hewan
Pendapat madzhab Syafii dan Abu Hanifah berpendapat kotoran hewan adalah najis, sehinggga tdk diperbolehkan untuk diperjual belikan. Pendpat kedua membolehkan kotoran hewan diperjualbelikan untuk pupuk, dsb, karena tidak najis. Hal ini yg berlaku di tengah masyarat hari ini, membuat kandang ayam di atas kolam ikan, sehingga ikan mengkonsumsi kotoran ayam. Jika pendapat pertama diambil, maka ikan harus disterilasasi 1 atau 2 hari kotoran yg dijadikan makanannya.

3. Babi

4. Berhala. Patung atau yg sejenisnya yg biasa disembah maka haram diperjualbelikan. Jika ada sebuah paung yg terbuat emas, kemudian diubah sejingga diambil emasnya saja, maka tidak mengapa diperjual belikan.

Dari 4 macam di atas, bahwa hikmah pengharammnya karena merusaka akal, kesehatan, dan dan menggiring kepada kesyirikan. Dan semua yg haram diperjualbelikan merupakan yang najis, adapun yg dihalalkan adalah yg tidak najis.

Di akhir hadits di atas, sebuah kabar ttg sifat yahudi yg pandai membuat tipu daya kepada Allah, maka Allah melaknatnya, dengan seburuk2nya laknat.

Bersambung,,,,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s